Jumat, 15 April 2011

Berita seputar Tentang Qadafi


Oksana: Papik Qadafi Punya Kebiasaan Aneh

REPUBLIKA.CO.ID,NEW YORK - Oksana Balinskaya, perawat pemimpin Libya Moamar Qadafi, bercerita pengalamannya selama menjadi perawat Qadafi. Balinskaya memanggil Qadafi dengan panggilan ''Papik'' yang artinya ''ayah kecil''.
Balinskaya menapik tuduhan bahwa dirinya adalah harem (wanita simpanan) Qadafi. Dia juga membela Qadafi bahwa sang kolonel bukan tipe pemimpin hidung belang. Namun demikian, Balinskaya menyebut Qadafi memiliki kebiasaan aneh,
''Papik punya beberapa kebiasaan aneh. Dia suka mendengarkan musik Arab dengan menggunakan alat pemutar kaset tua,'' ujar Balinskaya dalam wawancaranya dengan Newsweek.
Keanehan lainnya adalah Qadafi akan berganti pakaian beberapa kali sehari. Dia begitu obsesif tentang pakaian. Qadafi mengingatkan Balinskaya pada seorang bintang rock dari tahun 1980-an.
''Kadang-kadang ketika tamunya sudah menunggu, dia akan kembali ke kamarnya dan berganti pakaian lagi,'' kata Balinskaya. ''Setelan favoritnya mungkin putih.''
Ketika berkendaraan di sekitar negara-negara Afrika miskin, Qadafi akan melemparkan uang dan permen keluar dari jendela limosin lapis baja untuk anak-anak yang berlari di belakang iring-iringan mobil rombongan Qadafi. ''Dia tidak ingin anak-anak dekat karena takut terkena penyakit dari mereka,'' katanya.
Satu lagi tentang kabar bahwa Qadafi selalu tidur di dalam tenda. Balinskaya menegaskan bahwa Qadafi tidak pernah tidur di tenda. ''Tidur di dalam tenda itu hanya mitos. Dia hanya menggunakan tenda untuk pertemuan resmi,'' katanya.






AP Photo/Amel Emric

Hosni Mubarak Ditahan


Kairo (AFP) - Mantan presiden Mesir Hosni Mubarak ditahan selama 15 hari. Jaksa Mesir merilis pernyataan ini setelah media pemerintah melaporkan penahanan dua putranya.

Dalam pernyataan di halaman Facebook kejaksaan, juru bicara mengatakan jaksa Abdel Maguid Mahmud memerintahkan penahanan untuk penyelidikan terkait penggunaan kekerasan dalam menghadapi pengunjuk rasa pada Januari dan Februari lalu.

Selasa kemarin, menurut media pemerintah, Mubarak dibawa ke rumah sakit di resor Sharm el-Sheikh di Laut Merah, setelah ia mengalami serangan jantung saat ditanyai sejumlah jaksa. Mubarak dilaporkan menolak makan dan minum saat ditanyai.

Pernyataan pihak jaksa tak menyebutkan di mana Mubarak akan ditahan selama 15 hari itu.

Dalam rekaman suara yang disiarkan jaringan televisi Al-Arabiya, Mubarak mengatakan ia adalah korban kampanye fitnah.

Putra Mubarak, Gamal dan Alaa, sudah lebih dulu dinyatakan ditahan, juga untuk penyelidikan. Mereka dituduh menghasut penembakan terhadap pengunjuk rasa saat demonstrasi antara 25 Januari hingga 11 Februari saat Mubarak mengundurkan diri. Sekitar 800 orang tewas dalam aksi menurunkan Mubarak itu.

Seorang petugas keamanan mengatakan kedua putra Mubarak dibawa ke penjara Tora di Kairo, setelah mereka diinterogasi di resor Sharm el-Sheikh.


Artikel Terkait:


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentator Blog Ini