Selasa, 08 Februari 2011

Kisah 3 Anak Muda Pemalas dari East Bay yang Mampu Menaklukan Dunia

Mereka yang terbaik dalam rock n roll. Mereka memperkenalkan Punk kepada kaum Mayoritas. Mereka memimpin band Punk di arus kedua. Mereka memperkenalkan lagu punk yang sangat manis kepada dunia yang berjudul "Good Riddance: Time Of Your Life" dan inilah kisah mereka.....

===========++===========

Kisah bermulai dari seorang anak bernama Billie Joe Armstrong yang memasuki tahun kelimanya di sekolah dengan bertemu dengan Michael Ryan Pritchard (Mike Dirnt) seorang anak yang rusuh berantakan dan yang terbaik, dia adalah seorang Punk. Mike memberi pelajaran apa yang disebut cinta dan punk kepada Billie, dan dengan musik mereka menjadi menyatu dan memutuskan bermain musik bersama. Lalu Billie dan Mike memulai suatu band bernama "Sweet Children".

Mike Memutuskan untuk tinggal bersama billie karena Ibunya memutuskan untuk pindah dari Bay Area karena masalah keuangan, jadilah Mike yang tinggal di garasi milik Bille.

Bille dan Mike pun mendengar suatu tempat yang tidak jauh dari tempat tinggalnya, suatu tempat dimana semua Punker berkumpul untuk bersatu dalam musik, suatu tempat dimana dahulunya hanyalah sebuah club kecil, sampai sekarang, tempat itu bernama "Gilman".

Gig Pertama mereka di Gilman tidak terlalu disenangi karena mereka pikir "Sweet Children" terlalu "Pop" untuk didengar para manusia pecinta musik "Hardcore Punk". dan akhirnya mereka bertemu John Kiffmeyer, (aka Al Sobrante) untuk bergabung bersama "Sweet Children"

Sempat tidak disukai dan tidak diingat oleh masyarakat "Gilman" dan hampir frustasi karena mereka sudah mengorbankan semuanya, sampai-sampai Billie Joe dikeluarkan oleh sekolahnya, akhirnya John turun tangan, dia berusaha keras mendapatkan show untuk "Sweet Children" dan mengurus semua uang pengeluaran yang dikeluarkan untuk mendaftar dalam show. Lalu John juga memanggil Lawrence Livermore pemilik Lookout! record untuk meliha "Sweet Children" bermain, dan ternya Lawrence menyukainya dan bertanya kepada billie, apakah mereka ingin membuat suatu album, Billie setuju.

Sesaat sebelum mereka merilis single berjudul "1000 Hours", "Sweet Children" berganti nama menjadi "Green day" yang mereka dapatkan saat mereka hanya bisa duduk seharian dan menghisap ganja. Lawrence sangat marah mendengar hal ini, tapi itu semua mereka kerjakan untuk yang terbaik. Dan setahun setelah muncul Green day, album pertama mereka yang bernama 39/Smooth akhirnya rilis. Green day sangat disukai saat itu, dan setelah Mike lulus dari Pinole Valley High School mereka melakukan tur selama 45 hari.

Green day rela tidur di basement orang supaya musiknya didengar, dan menjual kasu dan albumnya untuk bayar makan dan membeli bensin untuk mobil yang mereka pakai untuk tur. Tapi suatu masalah besar datang, John meninggalkan band untuk melanjutkan sekolahnya dan John sama sekali tidak memberi tahu Green day, Billie hanya tahu dari seorang teman, Billie sangat marah dan tidak bilang kepada John bahwa dia sudah digantikan dengan seorang drummer yang diperkenalkan oleh Lawrence yang bernama Frank Edwin Wright the III, yang sekarang lebih dikenal sebagai Tre Cool.

Di era berakhirnya kejayaan musik Grunge yangdijendrali oleh Nirvana. "Green Day" berhasil mencuri perhatian lewat modal mereka yang enerjik dalam memainkan musik 3 jurus yang bernuansa pop punk. Billie Joe Armstrong(Guitar,Lead Vocals) mengawali karirnya semasa waktu smu Dengan Mike Dirnt(Bass,Vocals) Dan membentuk band bernama "sweet children" yang kemudian berganti nama menjadi "Green Day" dan memulai debut album independen pertama mereka yaitu 39/smoothed dan kerplunk yang sukses berat melalui sistem penjualan dari mulut ke mulut.kesuksesan ini membawa mereka bergabung dengan major label yaitu reprise record.
dan keberadaan mereka di reprise melahirkan debut album "Dookie" yang dirilis tahun 1994.

Nama mereka semakin sukses seiring seringnya lagu "longview" dan "basket case" diputar di MTV.namun kesuksesan mereka juga menuai kritik dari sejumlah penggema punk yang tetap kekeh berkiprah di scene independent .
para penggemar Punk ini menilai "Green Day" telah menangguk popularitas dan keutungan lewat major label yang sangat diharamkan kaum underground."Green Day" dianggap telah "melacurkan"
musik punk.Namun segala kritik dan kecaman itu tidak menjadi pematah semangat "Green Day" namun merka justru menganggapnya sebagai tantangan."Green Day" mengaku tetap independen dan tetap punk "Underground"
namun apa salahnya kalau mereka ingin mengedarkan album secara lebih luas.

Nama "Green Day" semakin populer setelah mereka ikut ambil bagian dalam Woodstock'94 dan tahun berikutnya di awal tahun 1995,single ke tiga "when I come Around" menjadi jawara di banyak tangga lagu radio di amerika.dan bukan hanya itu saja
album Dookie sudah melewati angka penjualan 5 juta keping Di amerika dan lebih dari 10 juta keping untuk seluruh dunia pada tahun yang sama tak pelak, lewat album ini mereka diganjar Grammy Awards sebagai "best Alternative music performance" setelah itu album demi album mereka keluarkan "Insomniac"(1995),"nimrod"(1997),"warning"(2000),"American Idiot"(2004),dan album tergress mereka "21st century breakdown"(2009)


Artikel Terkait:


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentator Blog Ini