Rabu, 06 April 2011

MicroFueler Alat Yang Bisa Membuat BBM (Bahan Bakar Minyak)


MicroFueler Alat Yang Bisa Membuat BBM (Bahan Bakar Minyak) Sendiri - Bahan bakar minyak atau BBM adalah salah satu jenis bahan bakar. Ada beberapa jenis BBM, di antaranya adalah:

* Minyak Tanah Rumah Tangga * Minyak Tanah Industri * Pertamax * Pertamax Plus * Premium * Bio Premium * Bio Solar * Pertamina DEX * Solar Transportasi * Solar Industri * Minyak Diesel * Minyak Bakar

"Inovasi Tanpa Batas". Kalimat itu lah yang menginspirasi Thomas Quinn pendiri perusahaan E-Fuel dan menciptakan produk revolusioner, MicroFueler, alat untuk membuat ethanol rumahan. Disebut rumahan, karena bisa digunakan publik untuk membuat ethanol dari limbah rumah tangga. Bentuknya mirip dispenser bensin di SPBU. Hanya memang warnanya didominasi hijau dan putih dan menggunakan bahan yang sama dengan mesin cuci, jadi bobotnya relatif ringan.

Proses kerja alat MicroFueler ini hanya terdiri dari tiga bagian :

● Pertama, MicroFueler beroperasi dengan bantuan pendukung MicroFusion Reactor untuk mengurai sampah organik menjadi cairan frementasi dengan kandungan gula
● Cairan tersebut lalu diolah lagi menjadi ethanol
● Setelah itu langsung bisa diisikan ke tanki mobil

Ringkas kan?!



Untuk proses produksi, mesin MicroFueler ini membutuhkan suplai air dan tenaga listrik 3 kWH atau sepersepuluh dari rata-rata konsumsi listrik harian rumah tangga. Dalam tujuh hari beroperasi, MicroFueler Alat Yang Bisa Membuat BBM (Bahan Bakar Minyak) mesin ini mampu menghasilkan 70 galon atau 264,9 liter ethanol untuk dikonsumsi cuma-cuma. Nah, pasokan listrik harus menggunakan generator khusus disebut GridBuster. Ketiga komponen dijual terpisah, harga MicroFueler Alat Yang Bisa Membuat BBM (Bahan Bakar Minyak) totalnya 30.000 dollar AS (Rp266,1 juta).


Sebenarnya, E-Fuel diluncurkan pertama kali pada 2008 dan menjadi salah satu produk unggulan kota asalnya, Los Gatos untuk mendukung proyek California sebagai negara bagian paling hijau di Amerika Serikat dan juga di dunia. Tapi karena harganya lumayan mahal, penjualan tidak sukses. Konsumen utama E-Fuel sampai kini masih lingkungan Universitas dan departemen pemerintah yang punya dana lebih.

Sayang, masih minim kendaraan yang punya mesin kompatibel mengonsumsi Ethanol sampai 85 persen (E85). Sampai kini AS baru menetapkan standar konsumsi ethanol E10. Kalau dipasarkan di Brazil, dipastikan ada respon. Pasalnya, ethanol, E95 adalah bahan bakar utama di negara Samba tersebut.

E-Fuel MicroFueler Product Detail & Additional Information.PDF



Artikel Terkait:


1 komentar:

Komentator Blog Ini